Notification

×

Iklan

Iklan

Sentuhan Kerakyatan Sejati TMMD ke-114 TA 2022 di Lemoe Parepare Wujudkan Kemaslahatan

Jumat, 26 Agustus 2022 | 01.16 WIB Last Updated 2022-08-29T01:55:54Z

 

Panglima Divisi Infantri 3 Kostrad, Mayjen TNI Dwi Darmadi (tengah) didampingi Dansatgas TMMD ke-114 TA 2022 Kodim 1405/Parepare, Letkol Kav Agung Wirakusuma Eka Putra (paling kiri) dan pejabat lainnya dalam suasana Penutupan TMMD. (Foto: Screenshoot ABDUL)

 

Jalan tembus di Kelurahan Lemoe Kecamatan Bacukiki Parepare yang selesai dikerjakan Pelaksana TMMD ke-114 TA 2022 Wilayah Kodim 1405/Parepare (Foto: ABDUL).
 

Okesulsel.com, PAREPARE -- Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa yang disingkat TMMD, kini membahana di seluruh pelosok nusantara. Sampai saat ini pelaksanaannya merupakan TMMD ke-114 Tahun Anggaran (TA) 2022. Bila di-revieu, pelaksanaan TMMD saat ini merupakan metamorfose dari program ABRI Masuk Desa (AMD) yang mulai digelar sejak tahun 1980-an. 


Untuk melihat dari dekat dan secara riil bagaimana realisasi pelaksanaan beserta dampak dan manfaat yang dirasakan masyarakat dengan kehadiran TNI manunggal ini, secara spesifik dipantau langsung dan dirangkum respon masyarakat tentang pelaksanaan TMMD ke-114 TA 2022 di wilayah Kodim 1405/Parepare.

Mendahului penelusuran itu, lebih awal dikutip selintas tentang penegasan Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIV/Hasanuddin, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki, S.H., M.H., terkait dengan pelaksanaan TMMD ke-114 TA 2022 ini.

Penegasan tersebut disampaikan Pangdam ketika menerima paparan para Dandim/Dansatgas tentang kesiapan pelaksanaan TMMD ke-114 TA 2022 dan paparan Kapendam tentang rencana strategis Lomba Karya Jurnalistik (LKJ) TMMD ke-114 TA 2022. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Bina Yudha (RBY), Makodam XIV/Hasanuddin, Jl. Urip Sumoharjo, Makassar, (13/7-2022), jauh hari sebelum TMMD ke-144 digelar.

Pangdam XIV/Hasanuddin menegaskan, TMMD adalah kegiatan lintas sektoral yang bertujuan untuk membantu Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dalam upaya percepatan pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memantapkan kemanunggalan TNI-Rakyat, dalam rangka menyiapkan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh.

Mayjen TNI Andi Muhammad (nama singkatnya) mengatakan,  TMMD ke-114 TA 2022, akan dilaksanakan di beberapa Kodim di wilayah Kodam XIV/Hasanuddin. Diantaranya, Kodim 1405/Parepare, Kodim 1419/Enrekang, Kodim 1418/Mamuju dan Kodim 1413/Buton Tengah.

Ketika itu Pangdam juga memberikan 5 penekanan untuk dipedomani para Dandim selaku penyelenggara, terkait dengan tata kelola kegiatan TMMD ke-114 TA 2022. Intinya, Pangdam berharap, kegiatan TMMD ke-114 TA 2022 ini dapat terlaksana dengan sukses dan sesuai harapan.

Dengan demikian, urainya, semakin memantapkan ikatan kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus menjadi kekuatan yang handal dalam menangkal setiap kemungkinan ancaman, baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Demikian disarikan Penegasan Pangdam XIV/Hasanuddin dikutip dari rri.co.id. 

Lantas bagaimana realisasi pelaksanaan TMMD ke-114 TA 2022 di wilayah Kodim 1405/Parepare? Berikut penelusurannya.

Pelaksanaan TMMD 114 TA 2022 di wilayah Kodim 1405/Parepare berlokasi di Kelurahan Lemoe Kecamatan Bacukiki Kota Parepare. Secara faktual bila dilihat dari dekat, sebagian wilayah Kelurahan Lemoe tersebut relatif masih merupakan perkampungan tertinggal.

Karakteristik teritorialnya masih sebagian kawasan semak-semak belukar atau hutan-hutan kecil di sela-sela pebukitan dan bebatuan yang sulit ditempuh. Padahal hamparan hijau di kawasan itu merupakan wilayah perkebunan warga yang potensial. Tanahnya subur dan produktif bila digarap dengan baik.

Oleh karena itu, Kelurahan Lemoe sebagai bagian tak terpisahkan dari wilayah NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) patut diperhatikan. Sebagian kawasannya masih membutuhkan sentuhan peningkatan infrastruktur untuk menunjang kelancaran aktivitas masyarakatnya. Relevan dengan tema TMMD ke-114 TA 2022, "TMMD Dedikasi Terbaik Membangun NKRI."

Lurah Lemoe, Nurhaya, S. Sos yang dimintai kejelasannya mengatakan poros jalan tembus itu menghubungkan RW 3 RT 2 Harapan dengan RW 3 Padaelo. Selama ini (sebelum TMMD), poros jalan tersebut tidak berkelayakan dan menyulitkan masyarakat, karena harus ditempuh dengan susah-payah berjalan kaki.

Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki, Walikota Parepare, H.M. Taufan Pawe dan pejabat lainya ketika menghadiri Pembukaan TMMD ke-114 TA 2022 di Parepare. (Foto: Humas Pemkot Parepare)

Ini lokasi TMMD ke-114 TA 2022 di Kelurahan Lemoe Kecamatan Bacukiki Parepare ketika masih tertimbun bebatuan, ditangani prajurit TNI (Foto: Dok Posko TMMD/Repro ABDUL)


Lokasi TMMD ke-114 TA 2022 Kelurahan Lemoe 
Berjarak 10-an Kilometer dari Pusat Kota Parepare

Sebagaimana diketahui, titik nol Kota Parepare terletak di sudut bagian Utara-Barat Lapangan Andi Makkasau. Bersebelahan dengan Monumen Cinta Sejati BJ Habibie-Ainun, yang terletak di sudut bagian Selatan-Barat lapangan yang dikenal sebagai Stadion Andi Makkasau Kota Parepare.

Dua berteman, Jurnalis Abdul Muin L.O dari Okesulsel.com dan Muhtar Pawessei dari Harian Berita Kota (BKM) Makassar, menelusuri secara riil. Kedua jurnalis berangkat dari titik nol Kota Parepare menuju lokasi TMMD.

Dengan menggunakan Honda Jazz RS keluaran tahun 2016,  start dari Jl Andi Isa, dekat titik nol, menyusuri sejumlah jalan seperti Jl Veteran, Jl Rambutan, Jl Agussalim, Jl Reformasi, Jl Jend Sudirman dan Jl Bambu Runcing. Seterusnya berbelok ke Jl Gelora Mandiri, lalu ke Jl Lamahide dan akhirnya tembus ke Jl Jend M. Yusuf (jalan melingkar).

Di jalan melingkar inilah ditemukam Kelurahan Lemoe, Lokasi TMMD ke-114 TA 2022 Parepare. Dengan kecepatan sedang, di speedo meter kendaran tercatat jarak dari titik nol ke Lokasi TMMD adalah 10-an kilometer lebih dengan durasi waktu sekira 20-an menit inklud dengan waktu bertanya ke warga di perjalanan.

Misi jurnalistik selanjutnya, memantau langsung capaian proyek TMMD tersebut sekaligus melakukan wawancara langsung dengan warga di lokasi. Bertepatan dengan masa finishing proyek, Senin, (22/8-2022), 2 hari sebelum Penutupan TMMD, Rabu, (24/8-2022).

Sebagaimana diketahui, program TMMD ke-114 TA 2022 di w1ilayah Kodim 1405/Parepare, kegiatan fisik dan non fisik dilaporkan Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD pada suasana pembukaan.

Dandim 1405/Parepare Letkol Kav. Agung Wirakusuma Eka Putra, S.E selaku Dansatgas, menyebutkan sasaran fisik TMMD yakni Pengecoran Jalan panjang 350 meter x 4,5 meter, Pengaspalan Jalan (lapen) panjang 100 meter x 4,5 meter, Pembuatan Drainase panjang 450 meter, Pembuatan Talud panjang 450 meter.

Dansatgas TMMD, Letkol Kav Agung Wirakusuma Eka Putra menambahkan, sasaran non fisik berupa, Penyuluhan Bela Negara, Penyuluhan tentang Posyandu dan Stunting, Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Pos Bindu PTM), Penyuluhan Narkoba, Pelayanan Pengobatan Massal, Donor Darah dan Pembagian Sembako. 

Ketika itu, Upacara Pembukaan TMMD ke-114 TA 2022 dihadiri langsung Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki dan sejumlah pejabat teras TNI se-wilayah Kodam dan unsur lainnya. Irupnya, Walikota Parepare, HM Taufan Pawe sekaligus membuka secara resmi TMMD ke-114 TA 2022 di Parepare, 26 Juli 2022 lalu.

Sementara Walikota Parepare, Dr H.M. Taufan Pawe, S.H., M.H., ketika itu mengungkapkan bantuan untuk TMMD dianggarkan sebesar Rp 985 juta.

"Dana bantuan untuk TMMD sebenarnya jumlah tidak cukup, tapi kondisi keuangan Parepare harus dikelola dengan baik. Tidak boleh ada akrobat anggaran, sehingga harus menyajikan batang butuh APBD yang transparan dan akuntabel, " jelasnya.

Kendati demikian, Taufan Pawe yakin dengan pelibatan masyarakat dan unsur lainnya, proyek TMMD ini bisa terselesaikan dengan baik.

Seterusnya, dalam pantau langsung di lokasi hari itu, Senin, (22/8-2022), tak ada lagi kegiatan di lokasi. namun personel TNI petugas Posko TMMD tetap konsen memandu kedua awak media ini menuju lokasi TMMD.

Yang ada, sejumlah warga berjalan kaki dan mengayu sepeda seperti telah menikmati dan menggunakan hasil kerja TMMD ke- 114 TA 2022 di Parepare. Kondisi ini juga mengindikasikan bahwa proyek TMMD tersebut telah rampung dan selesai dengan baik.

Poros jalan tembus menuju Padaelo yang sebelumnya disebutkan warga berupa jalan berbatu yang dikelilingi semak belukar dan sulit ditempuh, tercatat hanya sebulan lamanya, 26 Juli 2022 sampai dengan 24 Agustus 2022, wajahnya langsung berubah. Bak disulap menjadi jalan beraspal beton yang kuat.

Tak hanya itu, jalan cor beton yang kuat itu bagian sisi Timurnya dilengkapi dengan talud sebagai pengaman dan bagian sisi Baratnya disertai drainase yang telah dibangun rapi dan permanen untuk memperlancar pembuangan jika air meluap 
Ini wujud kemanunggalan sejati, prajurit TNI dan rakyat, mereka bahu-membahu dan berjibaku mengerjakan proyek TMMD (Foto: Dok.Posko TMMD/Repro ABDUL) 

La Bengnga, warga sekitar lokasi, dicegat jurnalis, dengan latarbelakang jalan tembus Kelurahan Lemoe hasil karya TMMD ke-114 TA 2022. Pak Bengnga senang, tidak angkat sepeda lagi. (Foto: ABDUL).

Masyarakat Merasa Enak dan TNI
Dirasakan Menyatu dengan Rakyat


Sejumlah warga yang melintasi jalanan 'baru' tersebut terlihat senang dan bergairah, karena jalur ke lokasi kerja menjadi lancar dan layak. Dinamika kegiatan masyarakat pun bangkit dan bergairah.

Aktivitas dan mobilitas warga yang lancar dan kondusif logikanya akan meningkatkan produktivitasnya. Dengan peningkatan produktivitas akan memicu peningkatan pendapatan yang pada gilirannya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan itu.

La Bengnga, (60 tahun), seorang warga yang rumahnya dekat lokasi ketika dicegat saat mendorong sepedanya mendaki, langsung berhenti. Jalan tembus itu memang merupakan jalan pendakian atau agak miring dengan elevasi (sudut kemiringan) diperkirakan tak lebih dari 10 derajat.

Orangtua yang masih terbilang kuat itu sumringah dan sedikit heran karena langsung diberondong pertanyaan 2 awak media. Ia pun bicara apa adanya.

"Sebelumnya, Pak, kalau lewat di sini, saya harus mengangkat sepeda karena banyak batu-batu, lobang dan sampah berserakan. Sekarang enak, Pak, kita sangat senang sekarang jalanannya baik, " ujar Bengnga yang membonceng sekarung jambu mete dari kebunnya.

"Pokoknya, andalan, Pak, kalau tentara yang kerja, pasti kuat. Tapi kalau pemborong yang kerja, aaiiii.... biasa cepat rusak, " katanya sedikit kritis dan ceplas-ceplos. Kedua jurnalis spontan tertawa, bahkan personel TNI petugas Posko TMMD yang memandu jurnalis juga ikut tertawa cekikikan, menyaksikan pengakuan polos, Pak Bengnga itu.

Warga lainnya, yang ditemui di teras rumahnya berpendapat senada. Ibu Sita (40 tahun) mengatakan, sebelumnya untuk melewati jalan poros itu, jalan kaki pun susah.

"Jalanan yang dibuat tentara itu sekarang sangat, membantu masyarakat yang ada kebunnya di sana. Jalan kaki sudah enak, sepeda, motor bahkan mobil sudah bisa lewat di situ," ujar Ibu Sita, wanita beranak 2 orang dari pasangannya Abul Hamid, (40 tahun).

Ibu setengah baya itu mengaku telah 20-an tahun bermukim di perkampungan Lemoe. Saat ini, Ibu Sita dan suaminya Abdul Hamid beserta sejumlah tetangganya bekerja sebagai petani lombok. Ketika hendak diajak bicara, Ibu Sita, beserta sejumlah wanita lainnya sedang menyiram lombok sehingga rela berhenti sesaat.

Ibu Sita dan juga yang lain merasakan kehadiran TNI di kampungnya itu cukup menyatu dan bercampur (berbaur) dengan masyarakat. "Kita tidak takut-takut, Pak, karena tentaranya baik-baik dan akrab. Biasa di sini singgah, mandi dan buang air. Jadi apa istilahnya, merakyatlah, Pak, " kilah Ibu Sita.

Banyak lagi warga yang dimintai responnga saat itu, namun tak disebutkan semua. Yang pasti rata-rata mereka berpendapat serupa dan mengakui hasil kerja TNI dalam pelaksanaan TMMD ke-114 TA 2022 di Kelurahan Lemoe Kecamatan Bacukiki Kota Parepare memberikan kenyamanan dan kemaslahatan bagi masyarakat.

Selanjutnya, untuk mengetahui lebih detail dan menyimpulkan respon warga, kedua jurnalis menemui Lurah Lemoe, Nurhaya, S. Sos di kediamannya hari itu.

Ibu Sita, anak dan  tetangganya begitu ceria berpose dengan latarbelakang kebun lomboknya di sampimg jalan tembus buatan TMMD ke-114 TA 2022. Berhenti sesaat menyiram lombok siap diwawancarai jurnalis (Foto: ABDUL).

Satgas TMMD lakukan kegiatan non fisik, berikan latihan baris-berbaris kepada siswa-sidwi SMP-SMA di wilayah Kecamatan Bacukki (Foto: Istimewa) 

Atasnama Masyarakat Lurah Lemoe, 
Nurhaya Berterima Kasih ke Pemkot dan TNI

Ibu Lurah, Nurhaya mengungkapkan, Kelurahan Lemoe sebagai lokasi TMMD 114 tahun 2022 ini berpenduduk 3.044 orang, lelaki 1.529 orang dan wanita 1.515 orang. Kelurahan Lemoe berbatasan dengan, sebelah Utara Kelurahan Galing Maloang, sebelah Selatan Kelurahan Watang Bacukiki. Sememtara sebelah Baratnya Kelurahan Bumi Harapan dan sebelah Timur Kampung Baru Kabupaten Sidrap.

Nurhaya membenarkan semua keterangan warga bahwa sebelumnya untuk tembus ke Padaelo, bisa dikatakan warga harus melalui rintangan dan tantangan yang berat. Seperti melalui jalan setapak diselimuti semak belukar yang sulit sekali ditempuh. Padahal di seputaran kawasan itu merupakan perkebunan yang subur dan potensial. Ada perkebunan jagung, mete, ubi kayu dan sebagainya.

Yang sangat vital lagi, ungkap Ibu Lurah, di sekitar pinggiran jalan ada sumur kembar yang airnya jernih dan sehat. Bahkan àirnya terus mengalir sekalipun musim kemarau. Sumur tersebut dikenal dengan nama Bujung Sitonrae (Sumur Kembar).

Bujung Sitonrae merupakan sumber air yang banyak dikunjungi warga untuk memenuhi kebutuhan air rumah tangga. Sebelumnya warga kesulitan ke sumur itu, tapi sekarang warga sudah enak untuk datang mengambil air melalui jalan itu.

Oleh karena itulah, atas nama seluruh masyatakat Kelurahan Lemoe menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Pemkot Parepare dan lebih khusus kepada jajaran TNI serta unsur lain yang telah berkontribusi sehingga TMMD ini dapat teraksana dengan baik dan memberikan kemaslahatan bagi masyarakat.

Khusus kegiatan non fisik diperoleh informasi dari warga juga telah terlaksana dengan baik. Misalnya, para Satgas TMMD berkeliling memberikan latihan baris-berbaris kepada siswa-siswi SMP dan SMA yang ada di wilayah Kecamatan Bacukiki, memberikan Penyuluhan Bela Negara, Penyuluhan tentang Posyandu dan Stunting.

Selain itu juga diadakan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Pos Bindu PTM), Penyuluhan Narkoba, Pelayanan Pengobatan Massal, Donor Darah dan Pembagian Sembako. Bahkan pada suasana pasca upacara penutupan TMMD ke-144 TA 2022, Satgas TMMD juga menggelar Pasar Murah yang menyiapkan barang kebutuhan sembako untuk masyarakat Kelurahan Lemoe Kecamatan Bacukiki Parepare.

Mengakhiri penelusuran jurnalis ini dikutip penegasan lansung Panglima Divisi Infantri 3 Kostrad, Mayjen TNI Dwi Darmadi, S. Sos., M.I.P., usai jadi Irup dan menutup dengan resmi TMMD ke-114 TA 2022 di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Lemoe Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, 24 Agustus 2022.

Panglima Divisi Infantri 3 Kostrad didampingi Dansatatgas TMMD, Letkol Kav Agung Wirakusuma Eka Putra dan pejabat lainnya berjalam kaki ke lokasi Pasar Murah yang digelar Satgas TMMD. Sejumlah wartawan mencegatnya dan diantarnya bertanya soal capaian pelaksanaan TMMD dan harapannya ke depan.

"Kalau capaianya, selesai 100 persen seperti yang disampaikan Pak Dandim Parepare tadi. Harapan kita, apa yang telah dihasilkan TMMD itu, agar masyarakat menjaga, memelihara dan memanfaatkan dengan baik, jangan sampai mubazir, " tegas Dwi Darmadi ke awak media. (*).

 Penulis: ABDUL, Okesulsel.com


Lurah Lemoe, Nurhaya, patut berbangga, Kelurahan Lemoe jadi lokasi TMMD ke-114 TA 2022 Kodim 1405/Parepare.
(Foto: Dok. Pribadi ) 



Peksanaan TMMD ke-114 TA 2022 realisasikan jalan tembus yang  layak untuk masyarakat (Foto : ABDUL).









































 

 


 




























&


×
Berita Terbaru Update