Notification

×

Iklan

Iklan

Bakal Cagub-Cawagub Sulsel Terus Merebak. Terkini Mencuat Sosok Petinggi Polri yang Dinilai Kapabel

Kamis, 28 Maret 2024 | 20.59 WIB Last Updated 2024-04-08T09:07:06Z

 


Sebagian lagi nama bakal Cagub-Cawagub yang muncul namanya, dari kiri: Ilham Arief Sirajuddin, Muhammad Ramadhan Pomanto, Bahtiar Baharuddin, Taufan Pawe, Rusdi Masse Mappasessu, AM Nurdin Halid. (Kolase foto: Okesulsel.com/ABDUL)


Okesulsel.com, MAKASSAR - Siapa saja calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) yang akan maju untuk bersaing dalam pemilihan gubernur (pilgub) Sulawesi Selatan, pilkada 2024 ini? Pertanyaan itu belum terjawab pasti. 


Kendati demikian, sebagaimana telah dilansir media ini sebelumnya, puluhan nama putra terbaik daerah ini disebut-sebut berpotensi dan layak menjadi cagub-cawagub. 

Bakal cagub-cawagub tersebut dari pernyataan-pernyataan atau langkah-langkahnya selama ini masyarakat membaca bahwa mereka bersiap untuk maju.

Dari sekian nama yang muncul itu juga tergambar bahwa basic atau latarbelakangnya bervariasi. Ada politisi, ada pengusaha dan ada pula pejabat profesional atau mantan pejabat profesional. 

Urutannya tak berdasarkan elektabilitas ataupun hasil survei. Termasuk penempatan fotonya, secara acak saja. Bahwa puluhan nama yang dimaksudkan itu diantaranya, ada nama Andi Sudirman Sulaeman, mantan Gubernur Sulsel sebagai bakal calon patahana. 

Bakal calon penantang patahana muncul nama Muhammad Ramadhan Pomanto, Walikota Makassar, Mayjen Purn. TNI Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki, purnabhakti Pangdam XIV/Hasanuddin dan Ilham Arif Sirajuddin, mantan Walikota Makassar. 

Selain itu, muncul juga nama H. Rusdi Masse Mappasessu, mantan Bupati Sidrap, AM Nurdin Halid, anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Bahtiar Baharuddin, kini Pj Gubernur Sulsel sekarang dan Adnan Purichta Ichsan, Bupati Gowa.

Nama lainnya, muncul pula HM Taufan Pawe, mantan Walikota Parepare dan ada lagi 2 sosok perwakilan perempuan, Indah Iriani Putri, Bupati Luwu Utara serta Hj Fatmawati Rusdi, mantan Wakil Walikota Makassar. 

Khusus kedua tokoh perempuan ini diisukan mulai dilirik menjadi bakal cawagub. Dengan asumsi, Indah Iriani Putri itu dinilai sebagai sosok tokoh perempuan yang memiki kharisma kepemimpinan yang mumpuni. 

Sedangkan Fatmawati Rusdi dinilai layak dipilih sebagai cawagub dengan pertimbangan, selain pengalamannya sebagai anggota DPR RI dan Wakil Walikota Makassar, suami Hj Fatmawati, yakni H. Rusdi Masse sebagai Ketua DPW Partai Nasdem Sulsel, pemenang Pemilu Partai di Sulsel ini. 

Selain itu, Rusdi Masse juga sebagai calon terpilih anggota DPR RI yang banyak pendukungnya dan mendulang suara siginifikan. Artinya, kondisi itu membuat pendampingnya Hj Fatmawati Rusdi memiliki 'nilai jual' yang layak. 


Ini sebagian dari bakal Cagub-Cawagub Sulsel 2024, yang muncul namanya. Dari kiri: Andi Sudirman Sulaeman, Mayjen Purn. TNI Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki, Komjen Pol Muhammad Fadil Imran, Adnan Purichta Ichsan, Fatmawati Rusdi dan Indah Iriani Putri. ( Kolase foto: Okesulsel.com/ABDUL).

Bacagub Baru yang Merebak  Sosoknya Dinilai Berani dan Tegas Ambil Keputusan Bijak

Terakhir, nama terkini yang juga merebak, Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) Muhammad Fadil Imran. Nama baru yang muncul ini merupakan perwira tinggi Polri yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Bareskrim Polri sejak Tahun 2023.

Berkembang informasi di kalangan masyarakat daerah ini bahwa sosok Fadil Imran, pejabat aktif institusi Polri itu dinilai layak dipilih sebagai calon gubernur berdasarkan rekam jejak pejabat ini. Fadil Imran adalah salah satu putra daerah kelahiran Sulsel tahun 1968 yang sukses mengemban karier profesionalnya di kepolisian. 

Fadil Imran dinilai sukses mengemban berbagai jabatan strategis yang diamanahkan oleh negara atau institusinya. Diantaranya, pernah mengemban tugas sebagai Dirreskrimum Polda Riau, Dirreskrimum dan Dirreskrimsus Polda Metro Jaya.

Jabatan lainnya, Fadil Imran juga pernah diserahi jabatan sebagai Kapolda Jawa Timur, dan banyak lagi jabatan lainnya yang tak disebutkan semua.  

Salah satunya, sebelum ditugasi sebagai Kabaharkam, Fadil Imran menduduki jabatan sebagai Kapolda Metro Jaya tahun 2020. 

Ketika menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya itulah, sosok sejati Fadil Imran sempat terefleksi ke publik. Fadil Imran dinilai teruji kemampuam kepemimpinannya tàtkala menakhodai Polda Metro Jaya dengan wilayah hukum ibukota negara yang notabene diwarnai permasalahan kompleks.  

Faktanya, ditarik saja 1 kasus pelik yakni, g  kasus FPI (Front Pembela Islam) yang dipimpin Riziek Shihab. Ketika itu, gestur Fadil Imran sebagai Kapolda Metro Jaya ramai muncul di berbagai media.

Fadil Imran dinilai tampil sebagai pemimpin pemberani mengambil keputusan tegas dan bijaksana, untuk menjntaskan kasus itu, meski banyak tantangannya. Selebihnya, komunikasi dan interaksinya dengan pihak lain juga berjalan langgeng.

Satu lagi gambaran kualitasnya, Fadil Imran juga dinilai sebagai pejabat cerdas dan memiliki visi dan kreativitas yang baik. Indikasinya, pada berbagai momen, statemen-statemennya mengalir dan bernilai. 

Nah, dari gambaran sosoknya itu, Fadil Imran dinilai layak dipilih memimpin daerahnya Sulawesi Selatan ke depan, untuk membawa perubahan dan peningkatan ke arah yang lebih baik.

Hanya saja, sebagai pejabat aktif, kalau betul ia siap maju bersaing sebagai cagub Sulsel, tentu harus mendapat restu dari institusinya. Kedua, ia harus rela melepas jabatan karier profesionalnya untuk turun ke panggung politik. Padahal Fadil Imran di korps bhayangkara juga digadang-gadang layak dipromosikan menjadi Wakapolri. (*).

Penulis/Editor: ABDUL

 Informasi : Berita ini juga dimuat NuansaBaru.ID, media partner Okesulsel.com (terverifikasi Dewan Pers). 

×
Berita Terbaru Update